Claw

Pencil on Paper
By Winry Marini



Claw details

Trojan Horse

Pencil on Paper
By Winry Marini


Tojan Horse details




Tips Menjual Rumah Agar Tidak Kecewa

Anda ingin menjual rumah dengan cepat tapi tidak mau rugi? Berikut ini bisa menjadi panduan yang penting dilakukan sebelum Anda memasang spanduk atau papan "Dijual" di depan rumah.
Anda lihat dan bandingkan rumah Anda dengan rumah tetangga serta di lingkungan. Bayangkan Anda sedang berkompetisi untuk menarik calon pembeli. Apa yang terlintas di benak Anda ketika harus berkompetisi dengan rumah cantik di sebelah atau di ujung jalan depan rumah?
Calon pembeli kemungkinan besar akan memutuskan akan membeli rumah Anda dalam waktu 30 detik setelah memasuki rumah yang terlihat cantik dan rapi.
Belanjakan sedikit untuk mendapatkan nilai jauh lebih tinggi. Ingatlah bahwa kondisi rumah hampir sama pentingnya dengan lokasi. Kebanyakan broker yg berpengalaman setuju bahwa merenovasi atau mendekorasi rumah Anda berhasil memecahkan penjualan dan segala perbaikan itu relatif murah dibanding naiknya nilai jual rumah Anda.
Apabila calon pembeli berpikir bahwa mereka tak perlu melakukan perubahan apapun untuk pindah ke rumah yang akan mereka beli, mereka bersedia membayar lebih. Sebaliknya bila mereka berpikir harus mencat, mengganti plafon, memperbaiki lantai, mereka cenderung untuk menekan harga rumah. Mayoritas pembeli tidak memiliki dana berlebih untuk bisa langsung merenovasi rumah yang baru dibeli.
Kesan pertama mungkin menjadi salah satu aspek utama. Untuk itu, jangan pernah lupa untuk mempercantik dan membenahi interior maupun eksterior rumah. Terutama bagian depan rumah Anda. Terkadang, ungkapan "Jangan menebak isi buku hanya dari sampulnya saja" bisa tidak berlaku dalam kondisi ini.
Usahakanlah agar penampilan bagian depan rumah Anda langsung memikat orang yang melihat. Bagian depan yang tampak bagus dan indah kerap disarankan oleh sejumlah pakar di bidang broker properti.
Cara mempercantik bagian depan rumah antara lain dengan sedikit merenovasi fisik bangunan. Bisa berupa mengecat tembok bagian luar, mengganti plafon teras yang mungkin sudah bocor.
Bisa juga dengan memperbaharui taman. Cara ini diantaranya dengan memangkas tanaman agar lebih terlihat cantik dan tertata rapi. Atau mengganti tanaman yang layu dengan tanaman baru. Jangan lupa, potonglah dahan pohon yang menutupi bagian muka rumah Anda.
Pindahkan pot-pot gantung yang menghalangi cahaya masuk kerumah Anda. Jika di taman depan rumah dipercantik oleh kolam ikan, Anda bisa menguras atau mengganti air kolam ikan agar terlihat lebih jernih.
Bagian dalam rumah juga perlu mendapat sedikit sentuhan. Jangan sampai pembeli mendapat kesan kalau pemilik rumah tidak merawat rumah dengan baik. Untuk itu, sentuhan cita rasa seni bisa diAndalkan. Misalnya, Anda bisa menggantungkan sejumlah lukisan dengan bingkai di tempat kosong dari tembok ruang tamu atau kamar tidur Anda. Patung-patung atau ukiran etnis rasanya bisa menjadi alternatif pemanis di sudut ruang tamu atau ruang keluarga.
Buanglah perabotan yang berukuran besar, apalagi untuk rumah tipe kecil. Untuk rumah semacam ini, furnitur dengan desain minimalis paling sesuai. Calon pembeli umumnya enggan membeli rumah yang terlihat terlalu dipadati begitu banyak barang-barang. Sebab mereka tidak bisa membayangkan punya ruang yang cukup luas untuk tinggal. Anda harus membuat calon pembeli merasa nyaman begitu mereka masuk pertama kali.
Untuk mengakali ruang yang sempit, cermin bisa menjadi solusi terbaik. Dengan harga yang relatif murah, cermin yang terpasang di salah satu bagian tembok ruangan Anda bisa memberi kesan lapang.
Selain itu bau tidak sedap juga bisa menggagalkan penjualan rumah. Contohnya bagaimana rumah yang sangat menarik tapi tidak sukses terjual 'hanya' gara-gara bau hamster dari ruang anak si pemilik rumah.
Terakhir, kalau serius mau menjual rumah, Anda harus mulai mengemasi barang-barang Anda, jangan hanya menyimpan dalam lemari atau laci. (OK/S-6)
(sumber: Situs jualbelisewa.com)

Rumah Aman dan Nyaman di Musim Hujan

MEMILIKI rumah yang aman dan nyaman sudah pasti jadi keinginan semua orang. Karenanya harus dipastikan rumah nyaman dan aman untuk berlindung dari semua ancaman, baik kejahatan maupun bencana.
Bagi negara beriklim tropis, curah hujan yang tinggi merupakan ancaman. Tak hanya bagi kesehatan, tapi juga kekuatan dan keamanan rumah.
Sebetulnya, menurut Ir. Edi Permana dari PT Arkorior, seperti dikutip Tabloid Nova, mempersiapkan rumah menghadapi musim hujan sudah harus dimulai sejak membentuk konsep rumah. "Kalau menjelang musim hujan atau pas musim hujan baru ribut-ribut, sebenarnya agak terlambat."
Jika ingin rumah gaya mediterania, misalnya, sebetulnya gaya ini lebih cocok diterapkan di negara-negara dua musim seperti Eropa. Sehingga untuk penerapan di negara tropis membutuhkan beberapa penyesuaian untuk mengantisipasi dampak dari seringnya bangunan tersebut diguyur hujan.
Misalnya, karena ada kemungkinan rembesan atau tampias air hujan, maka kemiringan atap perlu ditambah. Atau mungkin bahan-bahan material yang dipakai harus disesuaikan, sehingga lebih tahan terhadap kondisi cuaca tropis.
Pendeknya, semua itu harus sudah diantisipasi sejak awal, meski barangkali harus merelakan konsepnya sedikit diubah. Dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian tadi, risiko berkurangnya kualitas rumah bisa diminimalkan, atau bahkan dihilangkan.
Tapi apakah itu cukup? Tentu saja belum. Masih banyak langkah yang perlu dilakukan agar rumah tetap aman dan nyaman di musim penghujan.
Mengutip dari Tabloid Nova, berikut di antaranya.

ATAP

  1. Mempersiapkan atap ibarat sedia payung sebelum hujan. Bagian paling atas rumah kita inilah yang harus paling sering diperiksa, karena sebagian besar kebocoran akan bersumber dari sini. Periksa genteng (atau seng) barangkali ada yang sudah perlu diganti atau merosot. Untuk daerah tropis, materi yang paling pas adalah genteng keramik yang lebih liat menghadapi perubahan cuaca dan suhu.
  2. Khusus untuk atap asbes, pemasangan baut atau paku pada asbes harus diperhatikan. Asbes tidak bisa direkatkan dengan paku biasa, karena jika dipalu mudah pecah. Asbes harus dibor dulu, dipasang paku yang dilapisi karet, lalu dipelingkut di area pakunya.
  3. Cermati segi elevasi (sudut kemiringan) materi genteng guna membentuk ketahanan terhadap hujan. Misalnya, genteng keramik membutuhkan elevasi lebih dari 30 derajat, sedangkan asbes butuh lebih dari 15 derajat. Jika tak diindahkan, air hujan tetap bisa masuk lewat genteng. Mengatasinya, gunakan overstek (lidah atap) sepanjang 1,2 meter untuk melindungi lantai teras dan dinding dari tampias hujan angin.
  4. Untuk atap dari beton atau asbes, cermati kemungkinan adanya retak rambut. Jika ada, beri kawat kasa dan waterproof. Idealnya, pemeriksaan dilakukan minimal 2 - 3 bulan sekali. Sebab, retak rambut amat kecil dan tidak langsung menimbulkan kebocoran. Baru setelah3-4 kali hujan besar, atap bocor dan air yang merembes bisa membuat atap lapuk. Sedangkan untuk retak besar, penyelesaiannya harus dibobok dan diplester kembali.
  5. Yang perlu juga diperhatikan adalah daerah kerpusan (bubungan). Pasalnya, plester semen pada bagian tersebut kerap sekali retak dan bocor. Prinsipnya, semakin dini diperbaiki, semakin murah biayanya.
  6. Plafon yang dibiarkan lembab gara-gara rembesan air, lama-lama bisa ambruk. Risikonya, biaya perbaikan lebih mahal. Makanya, sedapat mungkin gunakan alumunium foil (1- 2 mili) sebagai pelapis antara plafon dan genteng. Selain mengurangi penyerapan panas, juga untuk menghindari tampias akibat ketidaksempurnaan dalam pemasangan genteng. Alumunium berfungsi sebagai tameng bagi atap sehingga air akan turun ke plank dan tak masuk ke dalam rumah.

INSTALASI LISTRIK

  1. Cek secara rutin instalasi kabel listrik. Kalau ada yang terkelupas apalagi telanjang, amat bahaya! Jika aliran listriknya AC 220 volt, bisa-bisa terjadi arus pendek. Belum lagi kalau kabel yang telanjang, terendam, airnya bisa menghantarkan listrik.
  2. Yang perlu mendapatkan perhatian ekstra dalam hal instalasi listrik ini adalah lampu taman atau lampu-lampu yang berhubungan langsung dengan panas dan hujan. Sebaiknya gunakan aliran DC untuk lampu taman atau lampu di luar rumah agar lebih aman karena tak menghantar listrik. Namun kabel tetap harus terbungkus rapi. (S-6)

Menawar Harga Rumah

BANGUNAN baru seperti rumah, flat, atau apartemen bisanya ditawarkan dengan harga pas dari developer. Untuk rumah second biasanya terbuka untuk tawar menawar harga. Ada beberapa informasi yang sebaiknya Anda dapat sebelum mengajukan penawaran. Berikut tips untuk Anda sebagaimana dimuat dalam www:harga-properti.com.

  1. Harga rumah yang ditawarkan penjual apakah sama dengan yang ditawarkan untuk rumah lain dengan kondisi yang sama di wilayah tersebut.
  2. Kondisi rumah, apakah perlu perbaikan tambahan atau tidak.
  3. Sudah berapa lama rumah tersebut ditawarkan untuk dijual.


Membeli rumah, apalagi untuk ditinggali tidaklah mudah. Terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan rumah yang diinginkan. Tapi karena letak yang strategis mengakibatkan harga dari rumah tersebut menjadi di luar kemampuan keuangan Anda. Sehingga tertundalah atau batallah keputusan untuk membeli rumah. Itu berarti Anda harus memulai lagi mencari rumah idaman keluarga.

Harga bukanlah satu-satunya pertimbangan yang harus diambil guna mengambil keputusan untuk membeli rumah. Keputusan ini juga didasari oleh beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan. Aspek-aspek tersebut
adalah:

  1. Lokasi merupakan faktor penting dalam menentukan harga properti yang akan Anda beli. Apabila Anda memiliki kemampuan untuk membeli rumah di daerah strategis, hal ini merupakan investasi jangka panjang yang sangat baik.
  2. Untuk tempat tinggal, membangun keluarga sebaiknya jangan di daerah perindustrian, terminal bus, tempat pembuangan sampah, atau tempat penyimpanan bensin atau gas.
  3. Keadaan fisik rumah yang Anda inginkan juga harus diinspeksi. Jangan sampai Anda memperoleh sebuah bangunan yang dengan kasat mata bagus akan tetapi di berbagai sudut bangunan rumah sudah bobrok.
  4. Pertimbangkan ukuran serta tata letak rumah tersebut. Bila Anda membeli rumah dan sedikit sekali disinari matahari (sinar matahari masuk ke rumah) hal itu dapat mengurangi kesegaran ruangan di dalam rumah.

Jika sudah ditawarkan selama beberapa waktu lalu si penjual mungkin akan semakin ingin menjual rumahnya sehingga mungkin Anda lebih dapat menekan harga. Tanyakanlah kepada tetangga sekitar rumah mengenai pasaran harga rumah di kawasan tersebut; dari mereka mungkin saja dapat diketahui mengapa rumah tersebut dijual, sehingga dari informasi-informasi tersebut Anda akan mendapatkan harga beli yang terbaik untuk rumah tersebut.(*)

Memilih Desain Pagar

SELAIN sebagai pembatas lahan dengan jalan, pagar rumah juga berfungsi sebagai pengaman. Tetapi, karena posisinya berada di garis depan, pagar memiliki nilai tambah bila dirancang sesuai keinginan dan selera pemilik rumah.
"Tetapi sebelum Anda mengambil keputusan untuk memilih satu desain pagar tertentu, sebaiknya Anda mempertimbangkan terlebih dulu beberapa masukan," kata perancang properti Susi Kresnadi kepada Media Indonesia beberapa waktu lalu.
  1. Rumah yang dipagari mengadopsi gaya rumah model apa? Apakah gaya country, modern minimalis, klasik, mediteran atau lainnya? Atau mungkin mengikuti gaya etnik tertentu. Desain pagar sebaiknya masih satu tema dengan rancangan rumah. Maka pengembangan desain, bentuk dan detail pagar juga akan mengikuti tema tersebut. Misalnya, desain dari ornamen, pilihan warna, material utama, dan material tambahan tidak akan lari dari tema umum.
  2. Luas rumah juga perlu dijadikan pertimbangan. Apakah rumah termasuk rumah besar, sedang, atau rumah mungil dengan bentang pagar tidak lebih dari enam meter. Desain pagar rumah mungil sebaiknya jangan terlalu rumit dan warna-warni. pilihlah bentuk ramping, sederhana, dan proposional terhadap rumah.

Dalam hal ini, bentuk dan warna akan sangat membantu jika dipilih dengan benar. Untuk rumah ukuran besar dan sedang besar, ketentuan dan pendekatan desain dan penampilan sama dengan rumah mungil. Tetapi untuk rumah besar memiliki banyak pilihan desain, lebih fleksibel, ornamen, dan bahan yang dipilih lebih bisa warna-warni, dan lebih bisa diterapkan dalam berbagai bentuk serta tema.

Tren bentuk railing pagar rumah akan selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan variasi bahan bangunan yang ada di pasaran. Selain itu, pengerjaan dengan teknik mesin bubut, teknik las, dan teknik pengecatan yang dimiliki para tukang juga sangat mendukung hasil akhir penerapan satu desain pagar.

Material pendukung untuk pagar rumah kini bisa diperoleh dengan mudah. Sehingga para desainer/pemakai bisa bebas berimprovisasi mengekspresikan rancangan sesuai selera. Terutama dalam mengkombinasikan satu material dengan material lain dengan ekspresi estetika bervariasi.

Banyak material pagar yang dapat diandalkan bentuk dan keawetannya. Karena berada di halaman dan setiap saat terkena panas hujan. Ada beberapa pilihan yang dapat menjadi referensi:

  1. Besi relatif lebih murah dan mudah perawatannya. Di samping kuat, jika finishing-nya baik dan diberi antikarat. Besi juga mudah dibentuk. Terdapat beberapa macam jenis besi untuk bahan pagar. Misalnya, besi cor, besi hollow, baja ringan, atau stainless. Untuk rumah mungil pilihan pagar dengan material pilihan kombinasi besi dengan dinding bata pada bagian bawah sangat disarankan.
  2. Kayu juga banyak diminati, terutama jenis kayu keras yang tahan cuaca dan rayap. Jenis ini dapat difinis dengan cat, mellamic, atau plitur. Untuk rumah mungil, pilihan material kayu disarankan dipotong dengan pola ukuran kecil dan di pasang vertikal.
  3. Kombinasi kayu dengan besi juga menjadi pilihan baik untuk rumah besar, sedang, maupun mungil.
  4. Kombinasi besi dengan dinding bata lapis jenis batu hias, semacam batu candi, andesit, batu granit, marmer, dan lainnya. Pemakaian jenis batu sebaiknya di-coating dengan polesan yang dijual di pasaran agar awet dan terhindar dari jamur.

Susunan batu dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam. Pasang diagonal untuk memberi kesan dinamis. Untuk pagar rumah mungil, dianjurkan memilih jenis bebatuan tidak berwarna hitam seperti batu candi atau andesit. Tetapi, jika tetap diinginkan, sebaiknya hanya dijadikan aksen saja.

Posisi dan fungsi pagar rumah sudah jelas. Tetapi keberadaan tanaman hias di sekitarnya akan menjadi elemen estetis yang sangat memengaruhi penampilan. Selain posisi rumah sebagai latar belakang pagar, sehingga tergambar satu kesatuan bentuk dalam satu frame antara keduanya. Posisi tanaman hias akan mampu menjadikan frame tersebut menjadi lebih indah. (Ria/S-3)

Tata Cara Mengecat Dinding Rumah

BANYAK orang yang menganggap mengecat rumah sebagai pekerjaan yang mudah. Tidak seperti yang Anda bayangkan, mengecat tembok rumah ternyata ada aturannya.
Aturan ini harus dilaksanakan jika Anda menginginkan hasil pengecatan yang maksimal.

Sebelum Anda mengecat, ada baiknya perhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Untuk permukaan lama, periksa lapisan plamir atau cat lama masih kuat melekat atau tidak. Untuk mengetahuinya, kuaskan air pada permukaan tersebut, tunggu beberapa saat. Jika permukaan tembok tampak gelembung-gelembung, permukaan tembok harus disekrap.
  2. Permukaan yang sudah dicat sebelumnya perlu dibersihkan dulu dengan baik dan hilangkan semua bagian cat yang terkelupas, debu, dan kotoran lainnya sebelum melakukan pengecatan dengan cara diampelas lebih dulu dan lapisi dengan satu lapis cat, biarkan sampai permukaan mengering.
  3. Untuk permukaan tembok luar dengan sisa-sisa cat lama yang terkelupas, debu dan kotoran tidak bisa dibersihkan seluruhnya. Berilah sebuah lapisan plamir sebelum permukaan tersebut dicat dengan cat tembok.
  4. Hilangkan sisa-sisa jamur/lumut/minyak dengan membuang lapisan tersebut sampai bersih, kemudian lapisi plamir.
  5. Jika sebelumnya tembok telah berwarna dan ingin mengganti warna, sebaiknya pilihlah cat tembok yang memiliki daya tutup yang kuat, jika tidak, sebaiknya menggunakan kuas rol atau menutup warna yang lama (terutama warna tua) dengan menggunakan plamir tembok.
  6. Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik untuk permukaan tembok baru, beton atau permukaan baru lainnya, berikanlah waktu pengeringan secukupnya sebelum proses pengecatan. Waktu pengeringan untuk menghindari tembok dari lembap yang dapat mempengaruhi cat menjadi berjamur dan rontok.Tembok, sebelum dicat atau diplamir, sebaiknya disiram air sebanyak mungkin dalam beberapa hari.
  7. Sebelum tembok diplamir, lapisi dulu tembok dengan wall sealer guna menetralisasi PH semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer, cat tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya. (Media Indonesia)

Menjadi Arsitek Profesional

DUNIA arsitektur berkembang demikian pesat. Para arsitek mau tidak mau harus mempersiapkan diri menghadapi persaingan global. Hal pertama yang harus ditingkatkan tentu saja kemampuan arsitektural.
Dahulu proses menggambar cukup dilakukan dengan cara-cara manual. Para arsitek menggambar desain di kertas dengan tangan menggunakan berbagai alat menggambar, seperti pensil, pena, rapido, penggaris, dan alat bantu lainnya. Tempat menggambarnya pun menggunakan meja gambar khusus yang harganya jutaan.
Dengan kemajuan teknologi saat ini, sudah banyak diciptakan piranti lunak yang memudahkan para arsitek menggambar dengan menggunakan komputer, misalnya saja AutoCad, AutoViz, 3DMax, Revit, dan sebagainya. Teknologi ini memudahkan arsitek dalam mengerjakan tugasnya, sehingga pekerjaan lebih cepat selesai. Peralatan yang digunakan pun tidak terlalu banyak seperti bila menggunakan cara manual.
Jika kebetulan Anda berprofesi sebagai arsitek, ada baiknya Anda perhatikan hal-hal berikut ini, sehingga Anda semakin profesional.

  1. Belum semua arsitek memiliki kemampuan menggambar dengan bantuan komputer. Untuk itu sangat perlu para arsitek mempelajari beberapa program komputer yang bisa mempercepat proses menggambar. Sekarang ini banyak lembaga yang menawarkan kursus singkat program-program tersebut.
  2. Tidak hanya meningkatkan kemampuan menggambar, seorang arsitek juga perlu memperluas wawasan dengan banyak membaca buku atau literatur mengenai perkembangan tren gaya arsitektur maupun sejarah arsitektur.
  3. Perkembangan teknologi material juga mutlak dipahami arsitek. Hal ini membantu arsitek mengeksplorasi bentuk desain dan material yang dibutuhkan.
  4. Seorang arsitek juga perlu banyak mengikuti kegiatan-kegiatan semacam seminar, diskusi, workshop, kompetisi desain dan sebagainya. Hal ini sangat baik untuk membuka wacana dan memperluas kesempatan meningkatkan reputasi.
  5. Interaksi dengan sesama arsitek juga sangat penting. Selain memperluas jaringan, pertemuan rutin antararsitek bisa menjadi forum diskusi untuk perkembangan dan perbaikan dunia arsitektur.
  6. Arsitektur sendiri mencakup beberapa bidang yang lebih spesifik, antara lain konstruksi, interior, lansekap, pencahayaan dan sebagainya. Dalam pendidikan sarjana (S1) semua hal tersebut diberikan dalam mata kuliah, namun tidak terlalu mendalam. Karena itu belajarlah terus.
  7. Di Indonesia sudah banyak perguruan tinggi yang memasukkan arsitektur sebagai salah satu program studinya. Di Jakarta sendiri jurusan arsitektur bisa ditemukan di beberapa perguruan tinggi ternama, antara lain Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, dan Universitas Tarumanegara. Sedangkan di Bandung, jurusan arsitektur yang dikenal sangat bagus ialah Institut Teknologi Bandung dan Universitas Parahyangan. (Media Indonesia)

The Lavande, 20 January 2008

There were some activities at The Lavande Marketing Gallery.





Progres Penjualan Lavande di Lampung Positif

Progres Penjualan Lavande di Lampung Positif

Written by Administrator
Saturday, 15 December 2007
Laporan/Editor: Irwansa


BANDARLAMPUNG - Progres penjualan Apartemen the Lavande Residence di Lampung mengalami perkembangan positif. Hingga hari keempat gelaran Real Estate Indonesia (REI) Expo II Tahun 2007, PT Intersatria Budi Karya Pratama selaku pengembang apartemen the Lavande Residence berhasil membukukan penjualan 3 unit apartemen. Sales Executive PT Intersatria Budi Karya Pratama Hendra Setiawan menyebutkan, pihaknya mematok target penjualan selama ekshibisi di Lampung sebanyak 6 unit apartemen.
”Kami optimistis target 6 unit bisa terlampaui. Jika melihat market di Lampung, peluang pasar sangat terbuka. Dari tiga unit yang terjual itu, semuanya dibeli pengusaha-pengusaha Lampung. Ini menunjukkan pasar Lampung sangat potensial,” kata Hendra kepada Radar Lampung di sela-sela gathering the Lavande Residence di Restoran Gubuk Mas tadi malam.
Sebagai satu-satunya apartemen yang berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, apartemen the Lavande mendapat respons positif konsumen. Terbukti belum setengah tahun dipasarkan, apartemen ini sudah terjual 40 persen, dari total sebanyak 727 unit. Ada berbagai kelebihan yang dimiliki the Lavande Residence seperti lokasinya strategis, dekat SCBD dan akses tol.
Kehadiran apartemen the Lavande telah mengubah wajah kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Sebelumnya di sepanjang jalur Jl. Dr. Supomo, belum ada apartemen dan bangunan tinggi. Sehingga kehadiran apartemen ini juga turut mengerek kenaikan nilai properti. Tak hanya mengusung lokasi yang strategis, Lavande juga memiliki spesifikasi bangunan menggunakan material pilihan. Juga dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari children playground, indoor squash, fitness center, reflexy stone, bussines activities, hingga ruang komersil. The Lavande berkomitmen memberikan yang terbaik kepada konsumen dengan memakai material berkualitas. Sehingga semua unit apartemen yang terdiri dari 2 tower ini sanitary-nya menggunakan produk bermutu.
”Lavande berupaya memberikan kenyamanan prima bagi konsumennya, dengan suasana yang private, healthy, relax dan balance. Boleh dikatakan, Lavande merupakan apartemen antistres,” imbuh Hendra.
Untuk diketahui, REI Expo merupakan agenda menutup akhir tahun yang dilaksanakan oleh DPD REI Lampung yang diikuti 20 developer perumahan dan perusahaan lainnya di bidang perbankan dan niaga. DPD REI Lampung menargetkan transaksi perumahan selama REI Expo mencapai Rp15-20 miliar. (*)

Sumber: Radar Lampung Online

Apartemen 'The Lavande' Targetkan Konstruksi Maret 2008

Apartemen 'The Lavande'
Targetkan Konstruksi Maret 2008

JAKARTA--MI: Apartemen The Lavande di kawasan Jalan Sahardjo mentargetkan pembangunan konstruksi Maret 2008 yang ditandai dengan pembangunan lantai bawah (basement).

"Kalau saat ini masih tahap uji pondasi sesuai syarat yang diajukan Pemprov. DKI Jakarta," kata General Manager Proyek The Lavande Fianty R Gosal di Jakarta, Sabtu (9/2), yang ditemui usai penandatanganan kerja sama dengan produsen keramik Granito.

Fianty berkeyakinan pembangunan konstruksi apartemen dua menara masing-masing setinggi 23 lantai dan 30 lantai akan dapat diselesaikan sebelum serah terima yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2009.

Secara keseluruhan The Lavande memiliki 727 unit apartemen yang saat ini telah terjual 40%, meskipun konstruksi belum terbangun yang berasal dari kalangan menengah atas, kata General Manager Penjualan dan Pemasaran The Lavande, Roberto Gani.

Menurut Roberto, saat ini pihaknya hanya menjual tipe 2 kamar tidur dan 3 kamar tidur dengan harga mulai dari Rp500 juta sampai kurang dari Rp1 miliar. Sedangkan tipe studio dan 1 kamar dengan harga mulai Rp300 juta sudah habis terjual.

Roberto mengatakan, ada kemungkinan harga apartemen akan mengalami koreksi (naik) mengingat terjadi kecenderungan harga bahan bangunan naik mengikuti kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

"Justru kalau ingin investasi di sektor properti seharusnya pada saat ini untuk memutuskan membeli. Karena kemungkinan tahun 2008 ini kenaikan harga akan sangat cepat," tuturnya.

Apartemen The Lavande dikembangkan PT Intersatria Budi Karya Pratama anggota Agung Podomoro Group (APG) yang belum lama ini juga tengah memulai pembangunan apartemen murah (Rusunami) di kawasan elite Kelapa Gading.

Menurut Roberto, masyarakat dari kalangan profesional saat ini lebih memilih hunian di kawasan tengah kota yang lokasinya berdekatan dengan tempat bekerja dengan pertimbangan harganya lebih terjangkau.

"Sasaran pemasaran kami golongan menengah atas yang selama ini mencari hunian di tengah kota. Ada kecenderungan masyarakat kelompok ini mulai meninggalkan model tinggal di hunian di bawah (landed house) dan pindah ke apartemen," ujarnya. (Ant/OL-03)

Sumber: www.mediaindonesia.com

Tawaran Memanjakan Diri di Kawasan Tebet

Sabtu, 01 Desember 2007

Tawaran Memanjakan Diri
di Kawasan Tebet


Apa yang tidak ada di kawasan Tebet? Bank, asuransi, showroom mobil, sekolah serta kampus, klinik hingga rumah sakit, kuliner, ritel, movie, masjid yang terdapat di setiap RW, fashion/distro, salon/spa, rumah produksi, hingga apartemen: semua itu dengan mudah kita jumpai di Tebet. Mau wisata belanja, wisata kuliner, hingga wisata kesehatan, semua ada. ''Pendek kata, kalau mau memanjakan diri, datanglah ke Tebet,'' kata praktisi komunikasi Isyak Stamboel kepada Republika.

Ya, kawasan Tebet terkini telah berkembang pesat, semakin padat dan semakin berkelas. ''Lokasinya yang strategis karena dekat dengan central business district (CBD), seperti kawasan Kuningan dan kawasan Sudirman dan keberadaan berbagai fasilitas yang mendukung gaya hidup modern, membuat Tebet mekar menjadi pusat tongkrongan anak muda, kalangan kantoran, dan berkumpulnya komunitas tertentu,'' ujar Roberto Gani, General Manager Sales and Marketing The Lavande Residences, proyek apartemen yang dirancang menjadi ikon gedung tertinggi di Tebet.

Kalau kita menoleh ke belakang, tepatnya tahun 1970, Tebet (Jakarta Selatan) merupakan tempat relokasi warga Senayan yang digusur untuk proyek kawasan olahraga. ''Sejak 1970-an, Tebet merupakan tempat hunian kaum elit dan priyayi,'' tutur Roberto Gani. Hal itu pun diakui Isyak Stamboel. ''Sejak 1970-an, Tebet berubah menjadi kawasan hunian kelas menengah yang ekonominya terus berkembang,'' ujarnya.

Sejak terjadi krisis moneter tahun 1998, banyak perusahaan yang semula menyewa kantor di kawasan segitiga emas Sudirman, Thamrin dan Kuningan, memilih berkantor di kawasan Tebet. Awalnya mereka menyewa rumah-rumah warga, namun kemudian banyak perusahaan yang membangun gedung kantor sendiri.

''Dalam waktu kurang 10 tahun, wajah Tebet berubah sangat cepat menjadi kawasan yang padat, berkelas, dan lengkap dengan berbagai fasilitas untuk memenuhi gaya hidup modern,'' tandas Isyak Stamboel. Namun, pertumbuhan dan perkembangan yang begitu cepat bukan tanpa dampak. Salah satunya adalah makin mahalnya harga tanah dan rumah di Tebet.

Hunian menjadi barang yang makin mahal. ''Harga tanah dan rumah di Tebet melejit sangat cepat. Harga tanah bervariasi dari Rp 1,5 juta sampai Rp 4 juta per meter persegi. Saat ini harga rumah seluas 200 m2 tak kurang dari Rp 1,5 miliar,'' ungkap Roberto Gani. Meskipun demikian, masih ada lahan di Tebet, tapi hanya sedikit dan harganya pun sangat mahal. Karena itu pembangunan hunian cenderung ke atas (apartemen).

Peluang itulah yang dibidik PT Intersatria Budi Karya Pratama dengan membangun Apartemen The Lavande Residences di Jalan Supomo (samping Universitas Sahid), dan menjadi apartemen pertama yang dibangun di Jalan Supomo. Apartemen The Lavande terdiri dari dua Tower, masing-masing setinggi 23 dan 30 lantai apartemen tertinggi di kawasan Tebet mencakup 727 unit apartemen.

Proses pembangunan telah dimulai September 2007 dan akan diserahterimakan bertahap mulai Oktober 2007. Apartemen yang dibangun di atas lahan 1,5 ha itu dijual dengan harga antara Rp 450 juta sampai Rp 500 juta. ''Untuk kawasan Tebet, apartemen seharga Rp 450 juta sampai Rp 500 juta masih terjangkau (affordable), terutama mereka yang masuk kelas B+,'' kata Budi Yanto Lusli, CEO PT Intersatria Budi Karya Pratama.

''Lavande berupaya memberikan kenyamanan yang prima bagi konsumennya, dengan suasana yang private, healthy, relax dan balance. Boleh dikatakan, Lavande merupakan apartemen anti stres,'' ujar Budi. Lavande dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan berkelas.

Isyak Stamboel menilai keberadaan Apartemen Lavande makin melengkapi Tebet sebagai kawasan yang tepat untuk memanjakan diri. ''Apartemen tersebut menambah panjang daftar fasilitas di kawasan Tebet yang bisa menjadi pilihan untuk memanjakan diri, khususnya bagi kaum perempuan,'' tuturnya.

Namun Isyak mengingatkan, pesatnya perkembangan Tebet perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah setempat maupun Pemprov DKI. ''Pemda harus memikirkan penataan seluruh kawasan Tebet. Jangan sampai perkembangannya yang begitu cepat tidak diimbangi oleh daya dukung yang memadai,'' tegas Isyak Stamboel.

Termasuk pembangunan daya dukung itu adalah jalan, drainase, pengolahan sampah/limbah, penghijauan, hingga pemberian tempat bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk berkembang. ''Hal itu penting, kata Isyak, agar Tebet yang kini semakin elok dan memesona, tidak berubah bentuk menjadi kawasan yang penuh kemacetan, bangunan yang tidak beraturan dan melelahkan mata saat memandang, kesenjangan dan kantong-kantong kemiskinan, serta rawan banjir,'' tandas Isyak Stamboel. irwan kelana
( )

Sumber: www.republika.co.id
Google